Desa Bunut Hulu dan Bunut Tengah Deklarasi ODF - Media Khatulistiwa

Breaking

Home Top Ad

kmiklan

Post Top Ad

Sunday, January 29, 2023

Desa Bunut Hulu dan Bunut Tengah Deklarasi ODF


Foto: Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan memberikan pelakat kepada Desa Bunut Hulu dan Bunut Tengah yang mendeklarasikan ODF, Bunut Hilir, Kapuas Hulu, Minggu (29/1/2023)/ Rovi Andila

Kapuas Hulu, khatulistiwamedia.com-
Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menghadiri kegiatan deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (ODF) Desa Bunut Hulu dan Desa Bunut Tengah, Kecamatan Bunut Hilir, Minggu (29/01/2023). Pada kesempatan itu Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menuturkan deklarasi stop buang air besar di sembarang tempat atau ODF merupakan wujud pemberdayaan masyarakat desa. Desa dengan kemandiriannya mampu merubah perilaku masyarakat menuju perilaku hidup yang lebih bersih dan sehat, dari masyarakat yang buang air besar di sembarang tempat, menjadi buang air besar di jamban yang sehat. 
"Hal ini merupakan bentuk komitmen yang tinggi dari masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan," katanya.
Lanjut Bupati Sis, perlu diketahui dari 278 desa dan 4 kelurahan yang ada di kabupaten kapuas hulu, hingga saat ini, baru 42 desa (15%) (18 kecamatan) yang sudah layak menjadi desa ODF atau stop buang air besar sembarangan. Sebagai upaya mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat, Pemerintah telah mencanangkan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ( STBM ), dengan  5 (lima) prinsip STBM yaitu, stop buang air besar di sembarang tempat, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengamanan sampah rumah tangga, dan
pengamanan limbah cair rumah tangga.
"Pemkab Kapuas Hulu mengapresiasi desa-desa yang berkomitmen untuk melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat, melalui gerakan stop buang air besar di sembarang tempat," katanya.
Bupati berharap, agar prestasi ini dapat dipertahankan dan berkelanjutan agar seluruh masyarakat di desa tetap sehat dengan lingkungan dan kebersihannya yang selalu terjaga. Ia yakin, melalui gerakan stop buang air besar di sembarang tempat ini, kasus stunting (anak pendek), penyakit diare, penyakit kulit, thypus, hepatitis, cacingan dan lain-lain di kecamatan bunut hilir akan berkurang. 
"Saya meminta agar seluruh Kepala Desa yang ada di kecamatan Bunut Hilir yang belum mencapai desa ODF, kiranya dapat mencontoh prestasi yang sudah dilakukan oleh masyarakat tembang, bunut hulu dan bunut tengah," ujarnya.
Bila perlu lakukan study banding ke desa ini kata Bupati, untuk belajar  bagaimana cara melakukan gerakan perubahan perilaku dan kesadaran masyarakat menuju perilaku yang lebih sehat. "Semoga apa yang telah kita upayakan bersama ini, dapat membawa manfaat yang besar bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat," pungkasnya.

Penulis: Rovi Andila

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad