Diskusi Tentang Birokrasi, Pemkab Landak Kunker ke Kapuas Hulu - Media Khatulistiwa

Breaking

Home Top Ad

kmiklan

Post Top Ad

Thursday, March 18, 2021

Diskusi Tentang Birokrasi, Pemkab Landak Kunker ke Kapuas Hulu

Foto: Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan memberikan pelakat kepada Bupati Landak, Karolin Margret Natasa di gedung DPRD Kapuas Hulu, Kamis (18/3/2021)/yohanes santoso

Kapuas Hulu - Pemerintah Kabupaten Landak melakukan kunjungan kerja ke Kapuas Hulu. Bupati Landak, Karolin Margret Natasa bersama jajarannya melakukan pertemuan dengan Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan dan jajaran serta Wakil Ketua DPRD Kapuas Hulu, Razali, di aula sidang DPRD Kapuas Hulu Kamis (18/3/2021).
Dalam pertemuan itu, Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan mengapresiasi kunjungan jajaran Pemkab Landak. Ia menjelaskan kunjungan tersebut terkait penyelenggaraan serta penyederhanaan birokrasi, kemudian pengadaan Calon Aparatur Sipin Negara (CASN). 
Selama ini, kata Fransiskus, dalam urusan Pemda Kapuas Hulu, Bupati dan Wabup serta DPRD dibantu jajaran birokrasi. Kapuas Hulu memiliki 23 kecamatan. "Pelaksanaan tugas dan fungsi Satuan Kerja (Satker) memilki hubungan yang jelas lewat birokrasi, baik itu vertikal dan horizontal. Kami komitmen upayakan pembangunan baik itu pemerintahan dan untuk masyarakat, sesuai konsep Kapuas Hulu HEBAT," tegasnya.
Visi Kapuas Hulu HEBAT ini adalah pedoman untuk pembangunan di Kapuas Hulu kedepan. Sementara terkait pengadaan CASN, itu adalah amanat Presiden untuk daerah di tahun 2021. "Ini salah satu arah kebijakan kami sesuai misi kami terkait reformasi birokrasi. Kami sudah hitung biaya hingga usulan ke Pemerintah Pusat," tegasnya.
Ada 2598 ASN yang diusul ke Pemerintah Pusat dengan rincian 157 formasi dan PPPK 2441. Kemudian ada 83 jabatan Eselon IV yang berpotensi disederhanakan jadikan fungsional sesuai ruang lingkup tupoksi. 
Disisi lain, kata Fransiskus, penyederhanaan birokrasi terkait dengan perizinan juga sedang diupayakan Pemkab Kapuas Hulu. "Rekomendasi atau teknis perizinan dari OPD terkait juga dipermudah," terangnya. 
Hal lain yang disampaikan, Fransiskus adalah tahun ini pihaknya akan adakan pengadaan perangkat daerah dan organisasinya. Itu untuk menyesuaikan Pemendagri yang terbaru terkait OPD. "Sekarang KempanRB dan BKN sedang gencar perbaiki mekanisme kinerja ASN mulai dari rekrutmen yang transparan guna mencegah kecurangan, sehingga ASN yang dihasilkan adalah personal yang berkomitmen untuk jalankan pemerintahan secara baik," ujarnya.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, menuturkan bahwa dirinya membawa cukup banyak OPD Landak dan menempuh waktu sekitar 11 jam ke Kapuas Hulu. Ia juga mengapresiasi atas sambutan Pemda serta DPRD Kapuas Hulu. "Kami datang beramai-ramai untuk berdiskusi untuk seluruh fungsi birokrasi kita. Birokrasi sangat fundamental ini sangat mempengaruhi berbagai aspek pemerintahan, jenjang karir, anggaran," ujarnya.
Pemkab Landak, kata Karolin baru berusia 25 tahun dan hendak mewujudkan sistem birokrasi yang baik. Sebab itu, Pemkab Landak ingin berdiskusi dengan Pemkab Kapuas Hulu yang sudah lama menjalankan roda pemerintahan.
"Kami ingin bersilaturahmi, berbagi pengalaman sesuai perkembangan daerah. Kami ke sini karena Kapuas Hulu bisa dibilang senior, sebab Landak kabupaten yang baru 25 tahun," tuntasnya. 
Penulis : Yohanes Santoso

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad