Kantor UPT Pasar Daerah Rawan Ambruk - Media Khatulistiwa

Breaking

Home Top Ad

kmiklan

Post Top Ad

Wednesday, March 24, 2021

Kantor UPT Pasar Daerah Rawan Ambruk

Foto: Bagian Atap Kantor UPT Pengelola Pasar Daerah yang rawan ambruk, Rabu (24/3/2021)/Rovi Andila

Kapuas Hulu - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelola Pasar Daerah dan Layanan Metrologi Legal pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUP) Kapuas Hulu adalah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup besar. Sayangnya kantor unit kerja penyumbang PAD ini luput dari perhatian Pemerintah. Para pegawai yang bekerja di UPT Pengelola Pasar Daerah mengambil resiko bekerja di kantor yang rawan ambruk.

Kepala UPT Pengelola Pasar Daerah dan Layanan Metrologi Legal, DKUP Kapuas Hulu, H Simon, mengatakan bahwa kantor yang ia tempati bersama rekan sejawatnya didirikan sejak tahun1982. Kini kondisinya sudah tidak layak dan rawan ambruk sehingga membuat pihaknya was-was.
"Kantor ini dibangun pada tahun 1982 dan belum pernah direhab, banyak lantai dan dek yang sudah jebol termakan usia, untuk lantai yang jebol terpaksa kami lapis dengan triplek agar tidak terperosok," ucapnya, Rabu (24/3/2021). 
Foto: Bagian lantai kantor yang anjlok ditutup dengan triplek.

Keadaan kantor yang tidak representatif membuat beberapa pekerjaan dilakukan di DKUP Kapuas Hulu, salah satunya layanan tera dan tera ulang. Pekerjaan yang membuat berisik itu dikhawatirkan mengganggu kinerja bidang lain.
"Kegiatan tera dan tera ulang cukup berisik, ini dirasa sangat mengganggu teman bidang lain yang perlu ketenangan dalam bekerja. Ini lebih baik bila dikerjakan di kantor sendiri, namun kondisinya tidak mendukung," ujarnya.
Simon sangat berharap ada pembangunan kantor dari Pemerintah. Dengan begitu pihaknya tidak lagi was-was dan dapat bekerja lebih maksimal untuk menghasilkan PAD.
Foto: Kantor UPT Pengelola Pasar Daerah Kapuas Hulu.

"kami sangat berharap kedepannya kepada pihak terkait untuk memberikan dukungannya dengan meningkatkan fasilitas berupa alat standar,  instalasi, gedung pelayanan dan anggaran yang memadai." Katanya. 
Disinggung tentang kontribusi terhadap PAD Kabupaten Kapuas Hulu, Simon menyatakan bahwa retribusi pasar sering kali over target. Tahun lalu pihaknya menyumbangkan PAD Rp. 241.897.000,00 dari target Rp. 230.000.000,00. 
"Harapan kami tahun ini kami bisa lebih meningkat lagi dengan masuknya  retribusi tera dan tera ulang. Namun kami berharap fasilitas yang lebih memadai," tuntasnya.

Penulis : Rovi Andila
Editor : Yohanes Santoso

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad