Flobamora Kapuas Hulu Galang Dana Untuk Korban Letusan Gunung Ile Ape - Media Khatulistiwa

Breaking

Home Top Ad

kmiklan

Post Top Ad

Wednesday, February 24, 2021

Flobamora Kapuas Hulu Galang Dana Untuk Korban Letusan Gunung Ile Ape

Foto : Yance Wuwur bersama Pengurus dan anggota Flobamora Kapuas Hulu/istimewa

Kapuas Hulu- Organisasi Flobamora di Kabupaten Kapuas Hulu adalah organisasi sosial yang terbentuk karena semangat persaudaraan yang lahir dari keturunan orang Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berdomisili di Kabupaten Kapuas Hulu. 

Salah satu Anggota Flobamora Putusibau, Saudara Yanche Wuwur menuturkan Flobamora di Kabupaten Kapuas Hulu adalah organisasi sosial yang terbentuk karena semangat persaudaraan masyarakat keturunan asli NTT yang berdomisili di Kabupaten Kapuas Hulu. Sampai saat ini Flobamora Putussibau - Kapuas Hulu semakin berkembang baik. Persatuan sangat kuat dan terus berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan, khusunya  dalam kegiatan sosial. "Muncul kesepakatan bersama untuk  hadir dan peduli terhadap bencana meletusnya gunung Ile lewotolok di Ile Ape Kabupaten Lembata- NTT," tuturnya.
Yance menjelaskan, para orang tua yang tergabung dalam Flobamora Kapuas Hulu kemudian memberikan kepercayaan kepada anak-anak muda regenerasi Flobamora untuk melakukan kegiatan penggalangan dana. Dana juga terkumpul dari sumbangan sukarela anggota kelompok arisan dan sumbangan dari keluarga Flobamora yang tidak bergabung dalam arisan.
"Sumbangan yang terhimpun oleh saya dikirimkan ke Kelompok  Karitas Titen Lembata yang nanti membantu menyalurkannya," terang Yance.

Ketua Flobamora Putussibau Bapak Alowisius Laba Kerong , salah satu guru NTT  asal Ile Ape menyampaikan terima kasih untuk semua yang sudah memberikan sumbangan. Warga di kampung pasti sangat bahagia mendapat bantuan tersebut. "Semoga semangat persaudaraan tetap erat dan anak-anak muda sebagai regenerasi Flobamora Kapuas Hulu bisa menjaga persatuan ini dan melanjutkan hal-hal baik," ujarnya. 

Foto: Flobamora Putussibau, Kapuas Hulu /istimewa

Hal serupa juga di sampaikan oleh Bertolomeus Mere, guru asal Bajawa- NTT.  Ia menegaskan semangat berbagi dalam kebersamaan merupakan warisan Embu Kajo ( NENEK MOYANG ) dalam bahasa Keo, hendaknya terus dilestarikan. Anak muda sebagi regenerasi harus menjaga persatuan dan persaudaraan ini, jangan sampai dicederai oleh kepentingan-kepentingan yang tidak sesuai dengan motivasi awal terbentuknya Flobamora di Kapuas Hulu ini. "Jaga dengan baik persatuan dan persaudaraan ini," terangnya.

Mewakili Kelompok Arisan Flobamora Taman, Bapak Rafael Lango Belen berharap bencana di Ile Ape tidak terulang lagi. Sumbangan yang diberikan tentu sangat berarti. "Kita jauh di perantauan tetapi persaudaraan tetap terjaga, kita bisa hadir membantu saudara di kampung melalui sumbangan ini. Semoga bencana ini tidak terulang lagi," tutupnya.

Sumber : Flobamora Kapuas Hulu
Penulis : Yohanes Santoso

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad